Welcome to Danau Gunung Tujuh
Diella, Farah, Kak Ina, Kak Ayu, Ecah, Kak Liza
Abg Jaan, Pepek, Abg Syam, Abg Sabi, Abg Brad & Ayenda
Jalur Pendakian
Gunung Kerinci & Danau Gunung 7
Danau Gunung Tujuh adalah danau volcani
k terjadi kerana proses letusan gunung api iaitu Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci. Letusan gunung tersebut menyebabkan terbentuknya sebuah kawah besar yang kemudian terisi oleh air hujan sehingga membentuk sebuah danau.
Pintu Masuk Gunung 7
Bertemu dengan adik2 Indonesia yg memakai kain untuk mendaki
DANAU yang terkenal sakti oleh masyarakat Kerinci ini terletak di atas gunung. Disebut sakti karana air danau selalu nampak jernih meski di sekitar danau dikelilingi hutan. Banyak pula pohon tumbang, namun air danau selalu bersih dari dedaunan yang berguguran.
Gunung Tujuh adalah danau yang indah dan unik di Indonesia. Danau ini berada di puncak Gunung Tujuh dan menjadi salah satu danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara dengan luas sekira 960 hektar, panjang 4,5 km, serta lebar 3 km. Ketinggian danau tersebut sekira 1,950 meter di atas permukaan laut. Lokasinya berada di Desa Pelompek, Kecamatan Ayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi.
Karana teletaknya di atas gunung, suasana danau terasa aman sekali... Udara segar, panorama hijau, dan air danau yang jernih kehijauan dan keindahan yang mampu membuat Anda terasa lama menikmati pemandangannya. Selain sebagai tempat melepas penat dan bersantai, danau ini juga digunakan sebagai sumber mata pencarian nelayan setempat.
Danau Gunung Tujuh adalah danau vulkanik nan menawan yang tercipta karana proses letusan gunung api, yaitu Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci. Letusan gunung tersebut menyebabkan terbentuknya sebuah kawah besar yang kemudian terisi oleh air hujan sehingga membentuk sebuah danau. Danau Gunung Tujuh mengaliri beberapa sungai di Jambi, salah satu bermuara di Sungai Batanghari, seperti dilansir dari Indonesia Travel, Selasa (12/11/2013).
Danau Gunung Tujuh memiliki luas sekira 12.000 meter persegi dan termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Semblat sehingga di sini Anda berkesempatan untuk mendakinya selepas mengunjungi danau. Dinamai Danau Gunung Tujuh karena dikelilingi tujuh puncak gunung di sekitarnya. Gunung-gunung tersebut, di antaranya Gunung Hulu Tebo (2.525 meter), Gunung Hulu Sangir (2.330 m), Gunung Madura Besi (2.418 m), Gunung Lumut yang ditumbuhi berbagai jenis lumut (2.350 m), Gunung Selasih (2.230 m), Gunung Jar Panggang (2.469 m), dan Gunung Tujuh (2.735 m).
Keberadaan danau ini beriring dengan cerita legenda masyarakat setempat sebagai tempat berdiamnya kekuatan supranatural dari dua mahluk halus yang menjaganya, yaitu Lbei Sakti dan Saleh Sri Menanti. Keduanya memiliki pengikut yang berwujud harimau. Penuturan lain menceritakan bahwa danau ini dihuni sepasang naga. Naga jantan menghuni danau dan naga betina menghuni hulu sungainya.
Masyarakat Kerinci mengenali Danau Gunung Tujuh sebagai Danau Sakti. Hal tersebut dikaitkan dengan air danau yang senantiasa bersih dimana dedaunan yang jatuh dari pohon di sekitar danau tidak nampak di airnya. Sering pula diceritakan terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba di danau ini. Sebagian warga sekitar menyebutnya danau ini dengan nama Danau Para Dewa yang menyimpan pesona sekaligus misteri.

















































